Emak Daily

Pesantren Ramadhan Online di Korea

SELALU ADA YANG PERTAMA…⁣

Sabtu kemarin, kakak ikut pesantren Ramadhan pertama. Yup selalu ada yang pertama, disaat kami melewati Ramadhan dengan tidak sempurna. Ramadhan dalam keadaan mudik dengan sudah tidak ada lagi opa, dan terpisah jauh dengan opu di Korea. Pesantren Ramadhan ini jadi penawar rindu kakak dengan teman sebayanya (walau pada baru kenal juga) secara virtual.⁣


Pesantren Ramadhan yang diinisiasi oleh teman-teman @rumaisakorea dan disupport @kbri_seoul alhamdulillah diikuti dengan baik ditiap sesinya. Dimulai dari pembacaan doa bareng-bareng, baca hafalan surat masing-masing, mewarnai, membuat menu berbuka puasa bersama ibu, dan dongeng dari kak Yono, vendor yang ditunjuk untuk mengisi acara.⁣

Selama di Korea, kami sebenarnya merindukan majelis seperti ini untuk anak-anak. Agar fitrah kebaikannya tersiram oleh cahaya ruhiyah sedari dini, namun memang untuk kami yang berdomisili di Busan pada bocah-bocahnya masih pada piyik-piyik balita yang belum fokus kesana kemari, sehingga alternatif belajar (bermain) berkelompok disini sehingga untuk mengenalkan fitrah Islamiyah memang masih berada di tangan orang tua masing-masing di rumah.⁣

Entah mengapa saya merasakan kakak dan adik lebih kondusif dan terkondisikan malah saat kami di rumah Korea. Dalam sebulan kakak bisa mengikuti beberapa hafakan surat dan tontonannya pun terseleksi dengan baik. Walau di sekolah (orinijip) nya dikenali hangeul beraneka ragam tetap kalau pulang ke rumah tau aturan kapan ikut mamaknya sholat dan baca quran. Tapi tidak saat mudik begini, banyaknya orang, bacaan, dan tontonan bisa jari membuat kami lengah. Mungkin itu lah tantangan bagi kelurga yang sedang mudik di perantauan. Semoga ke depannya kita lebih baik lagi ya, kak…⁣


Terimakasih untuk Rumaisa (Rumah Muslimah Indonesia) Korea dan KBRI serta para fasilitator yang terlah memfasilitasi momen ini. Kami menunggu momen online seperti ini biar kami yang di Busan (atau lagi mudik) tetap bisa ikut. Karena kakak saat ini tipe pembelajar sosialisasi, ia akan senang kalau banyak teman. Berbeda dengan adik yang bisa mandiri belajar (bermainnya). Mungkin ini seninya punya dua anak berbeda jenisnya ya. 🤗⁣

⁣#imroahnote #imroahsignature #musliminkorea #muslimdikorea #kbri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *