Emak Daily

Terpaksa Mondok

Kenapa Harus Mondok?⁣

Dulu sekali, saya pernah bertanya kepada ayah rahimahullah, kenapa anak-anaknya pada dikirim jauh untuk sekolah? Bukankah kita juga tinggal di kota yang segalanya ada.⁣

Ayah katakan saat itu, umur ayah ibu tiada yang tahu. Sedangkan tugas dan kewajiban kami pada kalian begitu banyak salah satu yang utama menanamkan agama dari akar hingga bersarang tak terlepas dengan mudahnya.⁣

Untuk itu ayah butuh bantuan, kita ini manusia lemah mungkin saja ayah ibu tak kuat lagi untuk hanya mengingatkan sholat di hari kemudian.⁣

Dan juga, ah…keluarga kami memang tak ditakdirkan lama bersama. Mungkin dengan ini menjadi jalan proses kami melepas dunia, agar fokus pada kehidupan setelah berakhirnya bersama-sama.⁣

Sejak ayah pergi, aku semakin menyadari banyak ucapannya terbukti. Ayah bilang semalas-malasnya anak di pondok ia tetap bangun di sepertiga malam walau masih dalam keterpaksaan. Sebegajulannya anak pondok ia takkan pernah lupa dengan doa “Rabbighfirliy waliwaa li dayya”.⁣

Mengenai nanti ada yang jadi atau tidak, ya bukan salah pondoknya. Tugas orang tua dan guru hanya mengarahkan pada kebaikan, selanjutnya bagaimana takdir baik yang berpihak pada sang anak.⁣

Sama seperti nasihat ayah saat kami pertama kali menginjakkan kaki di Korea. Dua nasihat ayah untuk anak-anakku, jaga makanan mereka dan jaga interaksi mereka dengan Alquran.⁣

Mengenai mereka nanti mau jadi apa itu diluar kuasa orang tua. Tugas orang tua yang utama menjaga mereka dari yang haram serta syubhat, dan mendekatkan mereka pada beribu kebaikan.⁣

Ayah, kini dua adik gadis sidah di pondok. Mungkin ayah tak akan dapat menyaksikan ini lagi, tapi aku akan menjadi saksi betapa mereka lah yang akan paling banyak mengisi pundi-pundi doa untuk ayah di alam kubur sana.⁣



writingishealing #gontorputri #imroahnote #imroahsignature

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *